Kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi membuat wanita yang notabenenya adalah ibu rumah tangga juga bekerja keras. Ibu rumah tangga ini banyak berkarir di luar rumah sehingga tugasnya kadang terbengkalai. Mereka yang bekerja di luar rumah harus menemukan cara mencari penitipan anak agar sang anak tetap aman selama mereka bekerja.

Cara mencari penitipan anak yang baik bukan hal mudah. Banyak hal yang perlu diperhatikan agar kenyamanan buah hati tetap terjaga. Tempat penitipan anak atau disebut day care harus mengikuti standarisasi yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kemendikbud. Simak ulasan mengenai hal yang perlu diperhatikan untuk mencari tempat penitipan anak.

1. Memahami Konsep Day Care

Sebelum mencari tempat penitipan, yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah konsep day care. Menurut Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, day care merupakan satuan bentuk Pendidikan Anak Usia Dini. Satuan ini melaksanakan program pendidikan dari lahir sampai usia 6 tahun dan bersifat non-formal.

Secara umum, konsep day care terbagi menjadi 2 yaitu baby day care dan day care. Pada konsep Baby day care menerima penitipan bayi dari usia 3 bulan bertepatan dengan berakhirnya masa cuti ibu hamil. Sedangkan day care menerima penitipan dari usia 1 tahun dan beberapa penambahan anak usia 6 tahun.

2. Mencari informasi Dari Berbagai Sumber

Cara mencari penitipan anak bisa dilakukan dengan mencari Informasi dari berbagai sumber. Informasi ini bisa diperoleh melalui internet, keluarga atau sahabat yang pernah menggunakan jasa penitipan anak. Semua informasi yang didapatkan dapat dipilah sesuai kebutuhan. Pastikan untuk memilih tempat penitipan yang memberikan keamanan untuk anak.

3. Memeriksa Kelengkapan Fasilitas

Hal penting dalam cara mencari penitipan anak adalah memeriksa kelengkapan fasilitas tempat tersebut. Sebelum memutuskan menitipkan buah hati, sebaiknya pastikan bahwa tempat tersebut menyediakan fasilitas yang baik. Fasilitas-fasilitas tersebut dapat menunjang dalam perawatan buah hati terlebih untuk anak yang berusia dibawah 1 tahun.

4. Membandingkan Harga Tempat Penitipan Anak

Jasa penitipan anak sekarang ini sudah menjamur dimana-mana, khusunya di kota besar. Dari sekian banyaknya tempat penitipan tersebut pastinya memiliki kualitas yang berbeda-beda. Salah satu yang membedakan adalah dari segi harga dan fasilitas yang ditawarkan.

Bandingkanlah beberapa tempat penitipan serta fasilitasnya untuk menentukan pilihan yang tepat. Tanyakan jadwal yang ada pada tempat penitipan tersebut. Selain itu, fasilitas yang akan diperoleh anak dan kemungkinan pemberlakuan denda apabila terlambat menjemput anak harus ditanyakan.

5. Memastikan Lembaga Penitipan Memiliki Legalitas

Hal yang tidak kalah penting dalam mencari tempat penitipan anak adalah legalitas Lembaga tersebut. Semua orang tidak ingin jika Lembaga tempat menitipkan anaknya belum memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Hal ini tentunya harus dipertimbangkan secara matang.

Ciri Lembaga yang memiliki legalitas adalah adanya penerapan aturan-aturan yang sesuai dengan anjuran pemerintah mengenai pendirian day care. Untuk mengetahui hal tersebut sebaiknya tanyakan kepada pihak manajemen apakah tempat tersebut memiliki izin atau tidak.

6. Adanya Pengasuh Dan Staf yang Berpengalaman

Seorang ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, begitupula dengan pengasuhan. Semua orang ingin anaknya di asuh oleh pengasuh yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut. Hal ini karena mereka ingin tetap menjaga anaknya meskipun secara tidak langsung.

Sebelum menitipkan anak, pastikan bahwa pengelola day care mempekerjakan orang-orang berpengalaman dalam mengasuh anak. Tanyakan juga berapa anak yang bisa diawasi oleh seorang pengasuh kepada pengelola. Hal ini untuk memastikan anak diawasi dengan baik.

Itulah cara mencari penitipan anak yang tepat. Untuk menemukan dan memilih tempat penitipan untuk buah hati tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. Agar menemukan tempat yang cocok, lakukan survey beberapa bulan sebelum memutuskan untuk menitipkan anak.

Pada anak 5 tahun, mereka sering memiliki pertanyaan-pertanyaan dalam otaknya. Di fase ini pula, mainan untuk anak umur 5 tahun ini sudah ada banyak macamnya. Tapi bagaimana permainan itu bisa mengasah kemampuan sang anak ? Semua kembali lagi pada orang tua anak tersebut. Bisa tidak mereka memilihkan permainan yang pas dan mampu mengasah kemampuan anaknya. Pada artikel ini, kita akan membahasan mainan untuk anak umur 5 tahun yang dapat mengasah kemampuannya.

1. Puzzle

Puzzle merupakan salah satu permainan edukatif yang bisa membantu untuk mengasah kemampuan otak anak dan juga bisa membantu mengasah kemampuan mental. Permainan ini cocok menjadi mainan anak umur 5 tahun karena pada usia ini sang anak sedang masa perkembangan dan masa aktif-aktifnya. Berikut manfaat lain dari permainan puzzle :

  • Melatih daya ingat dan nalar: Puzzle memiliki bentuk, gambar, dan juga warna. Pada saat bermain anak akan mengingat bentuk, gambar, dan juga warna puzzle. Anak akan mencocokan semua hal itu untuk menyelesaikan puzzle tersebut sehingga hal ini lah yang melatih daya ingat maupun nalar.
  • Meningkatkan kemampuan berpikir: Pada saat bermain anak akan berkonsentrasi dan berpikir untuk menyelesaikan kepingin-kepingan puzzle yang tercecer agar dapat dirangkai sesuai tempatnya. Proses ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir mereka selama bermain.
  • Mampu mengembangkan keterampilan kognitif: Permainan ini memiliki bentuk, ukuran, serta warna-warna yang berbeda tiap objek. Pada saat bermain sang anak akan meletakkan secara harmonis, maka keterampilan kognitif anak mulai terlatih.

2. Balok Bangun

Permainan balok mendorong anak untuk bisa kreatif dan merancang suatu bentuk tertentu seperti membuat robot, pesawat, dan sesuai imajinasinya. Ketika sedang bermain lebih baik biarkan saja ia untuk menuangkan kreatifitas maupun imajinasinya dalam membuat sesuatu dengan balok bangun ini.

3. Kartu Edukasi

Kartu ini memiliki banyak macam dari memperkenalkan huruf, warna, dan benda-benda yang berada di sekeliling. Mainan ini dapat digunakan untuk memperkenalkan kosa kata baru pada anak dan melatih daya ingat sang anak.

4. Bussy Book

Pada bussy book ada beberapa bentuk yaitu sorting ABC, sorting color and shape, matching card, dan stick shaping. Permainan ini berfungsi untuk mengembangkan kreatifitas, kemampuan berpikir logis dan juga melatih daya imajinasi anak. Selain itu, permainan ini juga membuat anak diam dalam beberapa waktu tertentu. Hal ini dapat membuat orang tua meninggalkannya bermain sendiri apabila memang sedang ada kesibukan yang harus dilakukan.

5. Ular Tangga

Permainan yang sederhana dan mudah didapatkan ini, memiliki edukasi untuk anak yaitu mampu meningkatkan daya imajinasi dan membuat anak belajar berhitung, serta mampu mempertajam memori sang anak dengan kemampuan visualisasi. Main ular tangga tidak bisa dimainkan sendiri dan minimal pemain 2 orang. Bermain secara bergantian ini membuat anak juga belajar untuk bersabar dan menunggu gilirannya bermain.

Anak umur 5 tahun membutuhkan permainan yang memiliki aspek kognitif, selain itu pada anak berusia 5 tahun sudah dipersiapkan untuk belajar. Mainan anak umur 5 tahun harus bisa membantu perkembangan sang anak, bukan hanya sekedar permainan saja tapi jangan melupakan kenyamanan ketika bermain.

Dengan demikian mainan untuk anak umur 5 tahun tidak hanya sekedar untuk bermain tapi juga yang memiliki edukasi. Mainan yang merangsang perkembangan, kecerdasan, dan dapat memberikan rasa nyaman pada anak. Kenyamanan ketika bermain ini juga sangat mempengaruhi kebosanan dan ketidak bosanan saat bermain. Apabila anak tidak nyaman maka rasa jenuh dan bosan akan cepat datang. Ini membuat pembelajaran selama bermain tidak  dapat masuk pada anak.

Continue reading